Sumbawanews.com,- Real Madrid gagal merekrut Rodri, gelandang kunci timnas Spanyol dan pemenang Euro 2024 serta Piala Dunia 2026, yang memutuskan hengkang dari Manchester City ke Barcelona pada musim panas 2026. Transfer senilai 76,5 juta euro (Rp1,57 triliun) disetujui, mengakhiri harapan Los Blancos yang telah memantau pemain berpostur tinggi itu selama berbulan-bulan sebagai pengganti Luka Modric dan Toni Kroos. Pelatih José Mourinho menyatakan tidak kehilangan optimisme meski mengakui Rodri adalah pelengkap sempurna untuk lini tengahnya.
Mourinho menegaskan bahwa meski Rodri memiliki kualitas luar biasa dan pengalaman internasional yang langka, skuad Real Madrid tetap kuat berkat kedalaman pemain di posisi yang sama. Ia menyebut Carlos Tchouaméni, Federico Valverde, Bernardo Silva, dan Arda Güler sebagai alternatif andal yang siap mengisi peran pengatur ritme permainan. Keberhasilan Barcelona merekrut Rodri dengan biaya tinggi justru memperkuat daya saing La Blaugrana di liga domestik, sementara Madrid fokus pada integrasi enam pemain baru lainnya yang didatangkan di bursa transfer musim panas ini, termasuk Marc Cucurella, Ibrahima Konaté, Denzel Dumfries, Bernardo Silva, Carlos Espi, dan Yan Diomande.
Meski kegagalan mendatangkan Rodri menjadi sorotan, Mourinho tetap menekankan bahwa timnya tidak kekurangan solusi strategis. Kehilangan Rodri bukanlah kekalahan, tapi sebuah pergeseran kekuatan yang mengukuhkan Barcelona sebagai pesaing utama di La Liga. Real Madrid kini beralih fokus pada sinergi tim dan kesiapan menjelang laga pertama melawan Espanyol akhir pekan ini.















