Home Berita Olah Raga Barcelona Cari Solusi Kolektif Pasca Kehilangan 54 Gol

Barcelona Cari Solusi Kolektif Pasca Kehilangan 54 Gol

Sumbawanews.com,- Barcelona memasuki musim baru dengan tantangan besar: mengganti 54 gol yang hilang setelah kepergian Robert Lewandowski, Ferran Torres, dan Marcus Rashford. Tanpa satu pun dari ketiganya yang masih bertahan, pelatih Hansi Flick harus membangun sistem serang yang lebih merata, bukan mengandalkan satu penyerang tunggal. Dengan transfer Rodri senilai 88,56 juta dolar AS dari Manchester City yang telah resmi, dan kedatangan Anthony Gordon serta Karim Adeyemi, klub berlambang bar-bar itu kini berfokus pada distribusi beban mencetak gol di seluruh lini.

Julian Alvarez dari Atletico Madrid dianggap sebagai target ideal karena kemampuannya mencetak gol, melakukan pressing, dan menghubungkan permainan—tapi kepindahannya tetap sulit terwujud. Flick tidak mengandalkan satu pemain untuk menutup kekosongan itu. Lamine Yamal, yang baru berusia 19 tahun, menjadi fokus pengembangan dengan rencana penempatan lebih sering di posisi sentral untuk meningkatkan ketajamannya di dalam kotak penalti. Dani Olmo diminta konsisten, Raphinha tetap diandalkan untuk menciptakan peluang dari tiang jauh, sementara Fermín Lopez dan Pedri diharapkan meningkatkan kontribusi dari lini tengah. Rodri, dengan kekuatan tendangan jarak jauh dan bola mati, juga dituntut memberi sumbangan gol.

Bukti bahwa solusi harus kolektif terlihat dari gol Joao Cancelo melawan Sevilla, yang dirayakan bersama Dani Olmo dan Raphinha—simbol bahwa serangan Barcelona kini bukan lagi tanggung jawab satu orang. Jika striker baru mampu mencetak 20–25 gol, Gordon menambah 10–15 gol, dan pemain lainnya meningkatkan produktivitas, kehilangan 54 gol tetap bisa ditutup. Sistem Flick dirancang untuk menciptakan banyak ancaman, dan kunci keberhasilannya terletak pada kesadaran semua pemain untuk ikut mencetak gol—bukan hanya menunggu sang penyerang utama.

Previous articleVietnam Unggul 2-0, Malaysia Harus Menang 3 Gol untuk Lolos ke Final Piala AFF 2026
Next articleIndonesia Masih Punya Harapan di Babak 32 Besar Dunia Bulu Tangkis 2026