Home Berita Nasional Gempa M7,7 di NTT Tewaskan 68 Orang, Basarnas Evakuasi Korban dengan Helikopter

Gempa M7,7 di NTT Tewaskan 68 Orang, Basarnas Evakuasi Korban dengan Helikopter

Sumbawanews.com,- Pada Selasa, 18 Agustus 2026, tim Basarnas melakukan evakuasi korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Lamba Leda Utara, Nusa Tenggara Timur. Sejumlah korban yang telah mendapat perawatan awal di tenda medis diterbangkan menggunakan helikopter dari lokasi terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi korban tewas mencapai 68 orang, sementara tim gabungan bersama pemerintah daerah terus melakukan penyisiran, penanganan darurat, dan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak.

Gempa yang terjadi pada 16 Agustus 2026 itu merusak 346 rumah, termasuk 157 rusak berat, 41 rusak sedang, dan 148 rusak ringan. Selain rumah, 87 gedung sekolah, 18 fasilitas kesehatan, enam kantor pemerintahan, dan lima tempat ibadah juga mengalami kerusakan. Ribuan warga masih bertahan di tenda pengungsian, terutama di Kabupaten Nagekeo, Sikka, dan Manggarai, dengan total 9.290 jiwa mengungsi. Sikka menjadi daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak, mencapai 3.356 orang, diikuti Manggarai sebanyak 2.078 orang.

Warga di sejumlah titik, seperti Ruteng dan Lembor, mulai membersihkan puing-puing bangunan yang runtuh, sambil tetap waspada terhadap gempa susulan. Fasilitas medis darurat terus beroperasi di depan Rumah Sakit Ruteng, tempat sejumlah korban menerima pertolongan pertama sejak Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, dari 15 hingga 28 Agustus 2026.

Previous articleCarrick Diminta Bangun MU Secara Perlahan, Scholes: Bisa Juara Tapi Bukan Musim Ini
Next articleThailand Siap Bertarung Habis-habisan Meski Unggul Agregat