Sumbawanews.com,- Chelsea memulai musim 2026/2027 di bawah arahan pelatih baru Xabi Alonso, yang menandatangani kontrak empat tahun, dengan fokus taktis pada formasi 3-4-3 setelah menguji beberapa sistem selama pramusim. Robert Sanchez dipercaya sebagai penjaga gawang utama, sementara Maxence Lacroix resmi bergabung sebagai salah satu dari tiga bek tengah, menyusul transfer senilai 52 juta poundsterling dari Crystal Palace.
Alonso, yang dikenal fleksibel dalam taktik, lebih memilih skema tiga bek setelah meraih hasil optimal dengan sistem ini selama masa pelatihannya di Jerman. Di bawah mistar, Sanchez tetap menjadi pilihan utama, dengan Mike Penders sebagai pelapis, sementara Filip Jorgensen dipinjamkan ke Strasbourg. Di lini belakang, Lacroix menjadi rekrutan kunci, menggantikan peran bek tengah yang sebelumnya diisi Jonathan Tah. Wesley Fofana tampil paling menonjol dalam sesi pramusim, mengungguli Tosin Adarabioyo dalam persaingan posisi bek tengah. Di sisi kiri, Levi Colwill—yang sedang pulih dari cedera ACL—diandalkan sebagai starter, sementara Jorrel Hato, yang mencatat 22 penampilan di Premier League di musim debutnya, menanti kesempatan lebih besar.
Di depan, Joao Pedro diproyeksikan sebagai ujung tombak, dengan dua gelandang inti yang masih menunggu keputusan akhir dari Alonso. Seluruh susunan tim masih dalam proses finalisasi, tetapi arah permainan Chelsea jelas: pertahanan kokoh berbasis tiga bek, didukung kecepatan dan fleksibilitas di lini tengah.















