Sumbawanews.com,- Barcelona melakukan pembersihan besar-besaran pemain menjelang musim 2026/2027, dengan penjualan Ferran Torres ke Paris Saint-Germain senilai 50 juta euro menjadi puncak strategi keuangan klub. Transaksi ini memperkuat posisi Barcelona dalam Financial Fair Play, dengan keuntungan bersih lebih dari 35 juta euro setelah menghitung amortisasi pembelian awal dari Manchester City pada 2022. Torres menjadi pemain kesembilan yang meninggalkan klub musim panas ini, menyusul Ansu Fati yang dijual ke AS Monaco senilai 11 juta euro, Inaki Pena ke Panathinaikos senilai 3 juta euro, dan Robert Lewandowski yang hengkang secara gratis ke Chicago Fire. Selain itu, Ronald Araujo dipinjamkan ke Liverpool, Marc-André ter Stegen ke Ajax Amsterdam, dan Diego Kochen ke Lyngby BK, semua langkah yang secara signifikan meringankan beban gaji klub.
Keberhasilan Barcelona dalam melepaskan aset-aset bernilai tinggi sekaligus mengurangi beban keuangan membuka ruang besar untuk rekrutmen strategis. Klub dikabarkan sedang membidik Rodri dari Manchester City dan Julian Alvarez dari Atletico Madrid sebagai target utama di bursa transfer musim panas ini. Daftar lengkap pemain yang dilepas mencakup delapan nama: Torres, Fati, Pena, Lewandowski, Araujo, ter Stegen, Kochen, serta dua pemain yang masa peminjamannya berakhir—Marcus Rashford kembali ke Manchester United dan Joao Cancelo kembali ke Al Hilal. Dengan ekonomi yang kini lebih sehat, Barcelona tidak hanya menata ulang susunan tim, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang yang berkelanjutan.
Ferran Torres, yang sempat mencetak hat-trick saat melawan Real Betis pada Desember 2025, menjadi simbol keberhasilan kebijakan manajemen baru Barcelona—mengubah aset yang tidak lagi sesuai rencana jangka panjang menjadi modal finansial yang strategis.















