Sumbawanews.com,- Pemain muda Brasil Endrick berpeluang kembali meninggalkan Real Madrid pada awal musim 2026/2027 dengan status pinjaman, namun hanya jika dua syarat utamanya dipenuhi: bermain di kompetisi Eropa dan menjadi penyerang utama. Klub-klub seperti Manchester United dan Aston Villa disebut tertarik merekrutnya, sementara Real Madrid tetap membuka kemungkinan membantu membayar sebagian gajinya demi mempertahankan masa depan jangka panjang sang pemain.
Endrick, yang baru berusia 20 tahun, sempat dipinjamkan ke Lyon pada musim sebelumnya setelah minim kesempatan bermain di Santiago Bernabeu. Di Prancis, ia tampil impresif dengan mencetak delapan gol dari 21 penampilan di semua kompetisi, membuktikan potensinya sebagai striker sejati. Pengalaman itu memperkuat tekadnya untuk tidak kembali bermain di posisi sayap seperti yang sering terjadi di Real Madrid, melainkan menjadi pilar utama di lini depan.
Syarat pertama yang ia tetapkan adalah bergabung dengan tim yang berkompetisi di ajang Eropa—menghilangkan kemungkinan pindah ke liga domestik tanpa kualifikasi kontinental. Ini membuat Manchester United dan Aston Villa menjadi kandidat terkuat, mengingat keduanya rutin tampil di Liga Champions atau Liga Europa. Aston Villa pun memiliki keunggulan strategis: pelatih Unai Emery yang terbukti sukses mengembangkan pemain pinjaman dari klub besar, seperti Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Alejandro Garnacho.
Real Madrid, meski bersedia melepasnya sementara, tetap memandang Endrick sebagai bagian dari proyek jangka panjang. Pemain yang debut untuk Los Blancos pada 2024 itu telah mencatat 37 penampilan di musim pertamanya, namun kesempatannya menurun drastis setelah pergantian pelatih. Kembalinya performa gemilang di Lyon membangkitkan harapan Endrick untuk kembali masuk radar Timnas Brasil menjelang Piala Dunia 2026.
Kepindahan ini tetap bergantung pada kesepakatan antara klub tuan rumah dan calon peminjam. Jika syarat bermain sebagai striker utama dan kompetisi Eropa terpenuhi, maka langkah peminjaman kemungkinan besar akan terwujud—tapi tanpa keduanya, Endrick tetap akan bertahan di Real Madrid.















