Sumbawanews.com,- Polisi tengah menyelidiki asal-usul dokumen impor senjata tahun 2008 yang ditemukan bersama 996 pucuk senjata api dan jenis lainnya di lingkungan yayasan di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Temuan ini bermula saat pengelola yayasan baru meminta pemindahan barang-barang peninggalan mantan ketua yayasan, IWD, yang ternyata menyimpan senjata di gudang yayasan. Dokumen bernomor SI/5483/XII/2008 yang mengatur impor airsoft gun dan senapan angin kini menjadi fokus pemeriksaan untuk memverifikasi legalitas, pihak pengaju izin, serta keterkaitannya dengan senjata yang ditemukan. Kepolisian akan memeriksa IWD untuk meminta keterangan terkait alasan penyimpanan senjata di lokasi sekolah, bukan di tempat yang seharusnya.















