Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya resmi menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung lewat adu penalti 6-5, setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu, dalam laga final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kemenangan ini menjadi yang pertama kalinya bagi Bajul Ijo mengangkat trofi Piala Presiden sepanjang sejarah klub. Dalam perjalanan menuju gelar, Persebaya tampil tanpa kekalahan, menang 1-0 atas Arema FC di semifinal, dan melaju dengan catatan pertahanan terbaik di turnamen ini.
Persebaya mencatat poin sempurna di fase grup, lalu melangkah tanpa kebobolan hingga final, di mana hanya dua tim—Port FC dan Persib—that mampu membobol gawang mereka. Total, Bajul Ijo hanya kebobolan dua gol dalam lima pertandingan, sementara total gol yang mereka cetak hanya enam. Keunikan lain muncul dari pencetak gol terbanyak: Yuran Fernandes, seorang bek, menjadi top scorer tim dengan dua gol, termasuk satu di final yang memaksa laga ke perpanjangan waktu. Gol lainnya dicetak oleh pemain berbeda di setiap laga, menunjukkan keseimbangan serangan yang tak terduga namun efektif.
Dengan kemenangan ini, Persebaya menutup turnamen sebagai tim paling disiplin, paling konsisten, dan paling tangguh di bawah tekanan—membuktikan bahwa pertahanan kuat dan ketenangan di adu penalti bisa mengalahkan keunggulan statistik.















