Sumbawanews.com,- Manchester City resmi merekrut Elliott Anderson dari Nottingham Forest pada musim panas 2026 dengan nilai transfer senilai 116 juta poundsterling, sebagai upaya memperkuat lini tengah yang sempat kehilangan intensitas musim lalu. Gelandang berusia 23 tahun itu diharapkan bisa mengembalikan keganasan dan ketahanan fisik di tengah lapangan, yang menjadi kelemahan utama tim saat finis runner-up Premier League 2024/2025. Mateo Kovacic, salah satu pemain senior City, menyatakan kepercayaannya bahwa Anderson membawa kualitas fisik dan teknis yang langka, terutama dalam hal kerja keras tanpa bola dan penguasaan permainan. “Dia masih muda, jadi dia masih bisa berkembang banyak di City, dan menurut saya ini perekrutan yang bagus,” ujar Kovacic, seperti dikutip BBC.
Musim lalu, Man City terlihat kurang agresif dalam merebut kembali bola dan kesulitan mendominasi pertarungan di tengah lapangan, memungkinkan lawan-lawannya lebih leluasa mengolah serangan. Kehadiran Anderson dianggap sebagai solusi strategis untuk mengatasi kelemahan itu, mengingat kemampuannya berlari tanpa henti dan menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan. Transfer ini sekaligus menandai perubahan filosofi tim di bawah pelatih baru Roberto Maresca, yang ingin membangun kembali kekuatan lini tengah yang pernah menjadi ciri khas City di era Pep Guardiola.
Kovacic, yang menjadi tulang punggung lini tengah sejak bergabung, menyambut kedatangan Anderson bukan sebagai ancaman, tapi sebagai penguat. Ia menilai, semakin banyak pemain berkualitas di posisi itu, semakin sulit lawan menghadapi City. Dengan investasi besar dan keyakinan dari pemain inti, Man City tampak serius membangun kembali dominasi mereka di tengah lapangan—sebuah kunci utama untuk merebut kembali gelar juara Premier League.















