Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia dikalahkan 0-3 oleh Vietnam dalam laga Grup A Piala AFF 2026 di Jakarta, Selasa (4/8/2026), mengakhiri harapan mereka untuk lolos ke semifinal. Kekalahan telak ini menjadi bukti nyata kegagalan taktik high pressing yang dipertahankan pelatih John Herdman, terutama tanpa kehadiran Sandy Walsh. Gol-gol Vietnam dicetak oleh Nguyen Van Vi pada menit ke-6, Nguyen Hai Long pada menit ke-20, dan Hoang Duc pada menit ke-78, semua lewat serangan balik mematikan yang dimanfaatkan sempurna.
Kekalahan ini bermula dari blunder Rizky Ridho yang gagal mengontrol umpan dari Jordi Amat, membiarkan Nguyen Hai Long merebut bola dan memberi umpan terobosan ke Nguyen Van Vi yang berlari bebas. Dua belas menit kemudian, kesalahan serupa terulang: Ridho maju terlalu jauh, meninggalkan ruang kosong di belakang, dan Hoang Duc mengirim umpan silang yang langsung disambut oleh Hai Long. Gol ketiga datang dari tendangan jarak jauh Hoang Duc setelah serangan balik cepat Vietnam memecah lini pertahanan Indonesia yang kaku dan kehilangan koordinasi.
John Herdman tetap mempertahankan formasi 3-4-3 dengan Jordi Amat menggantikan posisi Sandy Walsh, meski sebelumnya tim terlihat rapuh tanpa kehadiran bek sayap itu. Pemain seperti Wahyu Prasetyo, Braif Fatari, dan Dony Tri Pamungkas gagal menutup ruang serangan balik, sementara transisi bertahan terlihat kacau. Vietnam, yang melakukan empat perubahan setelah imbang 0-0 melawan Singapura, justru tampil lebih adaptif dan memanfaatkan kelemahan Indonesia dengan presisi.
Setelah laga, Rizky Ridho mengakui kesalahannya dan berjanji melakukan introspeksi. Herdman mengakui timnya tidak bisa bermain sesuai rencana, sementara Vietnam merayakan kemenangan dengan bonus sebesar Rp1,37 miliar. Indonesia kini harus menang telak melawan Singapura di laga terakhir untuk masih punya peluang lolos—tapi dengan performa seperti ini, mimpi semifinal nyaris mustahil.















