Home Berita Olah Raga Timnas Indonesia Kembali Kalah dari Vietnam, Nadeo Argawinata Masih Belum Menang

Timnas Indonesia Kembali Kalah dari Vietnam, Nadeo Argawinata Masih Belum Menang

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam dalam laga lanjutan Grup A Piala AFF 2026, Senin malam, 3 Agustus 2026, di Stadion Pakansari, Bogor. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk kiper Nadeo Argawinata yang belum pernah memenangi satu pun pertandingan saat menjadi penjaga gawang tim nasional melawan Vietnam. Gol-gol Vietnam dicetak oleh Nguyen Van Vi pada menit ke-6, Nguyen Hai Long pada menit ke-15, dan Rafaelson (Nguyen Xuan Son) pada menit ke-71. Meski menguasai bola, Indonesia hanya mampu menciptakan tiga peluang tepat sasaran, sementara Vietnam berhasil melepaskan enam tembakan akurat. Ini adalah pertemuan kelima antara kedua tim sejak Nadeo debut sebagai kiper utama, dengan catatan dua seri dan tiga kekalahan, serta sembilan gol yang bersarang di gawangnya tanpa satu pun kemenangan.

Sejak pertemuan pertama pada 7 Juni 2021, ketika Vietnam menang 4-0 di markas sendiri, Nadeo telah mengalami tiga kekalahan dan dua hasil imbang melawan The Golden Star Warriors. Pertandingan 15 Desember 2021 berakhir 0-0 di Vietnam, lalu 6 Januari 2023 berakhir imbang 0-0 di Jakarta. Dua pertandingan berikutnya—9 Januari 2023 di Vietnam dan 3 Agustus 2026 di Bogor—berakhir dengan kekalahan telak 2-0 dan 3-0. Dalam laga terbaru, upaya pelatih John Herdman memasukkan Jens Raven, Beckham Putra, dan Tim Geypens di babak kedua gagal membalikkan keadaan. Vietnam justru memanfaatkan serangan balik cepat untuk mengunci kemenangan, sementara Indonesia terus kesulitan menembus pertahanan lawan yang terorganisasi rapi.

Kekalahan ini tidak hanya menghancurkan peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal, tetapi juga memperdalam dilema strategis di tim nasional. Pelatih Kim Sang-sik mengakui keberhasilan timnya berkat rotasi pemain dan efisiensi serangan balik, sementara John Herdman mengakui kekalahan taktis, bukan karena mental pemain. Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, pun langsung memberi respons, menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi bahan evaluasi mendalam menjelang laga terakhir melawan Singapura. Di tengah tuntutan publik yang kian keras, Nadeo Argawinata tetap menjadi pusat perhatian—bukan karena kesalahan individu, tetapi karena takdir statistik yang tak kunjung berubah: setiap kali ia menjaga gawang, Indonesia selalu kalah.

Previous articlePSSI Undur Kongres Ketua Umum ke Juli 2027 demi Kesiapan Organisasi
Next articleArsenal Siap Bertahan, Tzolis: Tekanan Ada di Rival