Sumbawanews.com,- MRT Jakarta membangun Pedestrian Deck Dukuh Atas dengan total investasi sekitar Rp300 miliar tanpa menggunakan APBD DKI Jakarta. Proyek yang kini dalam proses tender ini didanai 50 persen dari dana investasi MRT Jakarta dan 50 persen dari pinjaman, dengan tujuan memperkuat konektivitas di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas. Fasilitas ini akan menghubungkan enam moda transportasi publik: MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, Transjakarta, dan kereta bandara. Pemprov DKI Jakarta menargetkan penyelesaian proyek pada 2028, guna memudahkan mobilitas pejalan kaki dan meningkatkan integrasi antarmoda di salah satu pusat transit tersibuk di Ibu Kota.















