Sumbawanews.com,- Roberto De Zerbi, pelatih Tottenham Hotspur, mengaku bingung dengan sikap Richarlison yang kerap berubah-ubah terkait masa depannya di klub. Pernyataan itu disampaikan De Zerbi usai laga pramusim melawan Chelsea di Sydney, Sabtu (1/8/2026), yang berakhir dengan kemenangan Spurs 2-1 berkat gol penentu dari Richarlison. Meski mengapresiasi dedikasi dan kontribusi striker asal Brasil itu—yang mencetak 12 gol di musim lalu—De Zerbi mengakui tidak bisa memahami apakah Richarlison ingin tetap bertahan atau justru ingin hengkang.
“Saya tidak tahu. Sebagai pemain, sikap dan perilakunya luar biasa, tapi kita harus menghormati apa yang ingin dia lakukan,” ujar De Zerbi. “Dia tahu cara mencetak gol. Penyerang baru? Kita belum tahu. Penyerang lain? Kita juga belum tahu bagaimana performanya.”
Richarlison, yang bergabung dengan Tottenham sejak 2022 dari Everton, telah mencatatkan 32 gol dari 133 penampilan di semua kompetisi. Golnya melawan Chelsea menjadi yang ke-33 sejak kedatangannya. Kontraknya dengan Spurs berakhir pada musim panas 2027, dan hingga kini belum ada tanda-tanda klub akan memperpanjang kesepakatan tersebut. Tottenham dikabarkan sedang mengejar sejumlah penyerang top seperti Victor Osimhen, Rafael Leao, dan Marcus Rashford, sementara nama Savinho juga disebut sebagai target utama.
Meski demikian, De Zerbi menegaskan tidak ada masalah pribadi dengan Richarlison. “Dia orang yang baik. Kita semua mengenalnya. Dia menjadi andalan klub dan staf karena bekerja keras dan serius setiap hari. Kita tidak bisa mengatakan apa pun tentangnya dengan buruk.”
Dengan performa yang konsisten di depan gawang dan statusnya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak Spurs dalam beberapa musim terakhir, keputusan Richarlison—baik untuk bertahan atau pergi—akan menjadi salah satu dinamika paling menarik dalam bursa transfer musim panas ini.















