Sumbawanews.com,- Vietnam hanya bermain imbang 0-0 melawan Singapura dalam lanjutan Grup A Piala AFF 2026, sementara Timnas Indonesia meraih kemenangan kedua berturut-turut dengan menghancurkan Timor Leste 3-0 pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kemenangan Garuda datang lewat gol Shayne Pattynama pada menit ke-74, diikuti tendangan bebas spektakuler Thom Haye di menit ke-78, dan gol penutup Mitchell Baker pada menit ke-81. Hasil ini memperkuat posisi Indonesia di puncak klasemen, sementara Vietnam terhenti di posisi kedua. Pandit sepak bola Vietnam, Pham Minh Duc, memberikan analisis tajam bahwa tim asuhan Kim Sang-sik kalah disiplin dibanding Singapura, yang mampu memblokir alur permainan Vietnam dengan sistem pertahanan ilmiah dan tekel presisi. Ia juga meminta pelatih Vietnam agar memberi lebih banyak waktu bermain kepada Dinh Bac, yang dinilai mampu menciptakan ancaman di lini depan. Duc menegaskan, Timnas Indonesia jauh lebih kuat secara struktur dan kualitas dibanding Singapura, sebuah peringatan keras bagi Vietnam menjelang laga krusial melawan Garuda.
Dalam pertandingan melawan Timor Leste, Indonesia sempat kesulitan menembus pertahanan lawan meski unggul jumlah pemain setelah Jackson Fowler dikeluarkan pada menit ke-21. Kebuntuan baru pecah setelah Shayne Pattynama memanfaatkan umpan tarik Dony Tri Pamungkas yang diawali umpan terobosan Thom Haye. Tiga menit berselang, Thom Haye menambah keunggulan lewat tendangan bebas yang melengkung sempurna ke pojok gawang Dylan Niski. Mitchell Baker kemudian menutup kemenangan dengan menyambar umpan silang Ragnar Oratmangoen, mencatatkan gol keempatnya dalam dua laga Piala AFF 2026. Sementara itu, Vietnam yang gagal mencetak gol melawan Singapura mendapat kritik keras dari dalam negeri. Pham Minh Duc menilai, kegagalan Vietnam bukan karena kurangnya kualitas individu, tetapi karena kelemahan taktis dan kurangnya konsistensi dalam bertahan. Ia menyoroti bagaimana Singapura mampu memutus alur permainan Vietnam di lini tengah, sementara timnya sendiri terlihat terlalu santai setelah mengalahkan Timor Leste di laga pembuka. Pandit ini menekankan bahwa Indonesia, yang menang meyakinkan atas Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0, jauh lebih siap secara mental maupun strategis dibandingkan Vietnam yang terlihat goyah. Kritik ini menjadi peringatan serius bagi Kim Sang-sik, yang kini dihadapkan pada tekanan untuk memperbaiki performa sebelum menghadapi Timnas Indonesia di Bogor.















