Sumbawanews.com,- Pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Timnas Vietnam terancam tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Singapura, sementara Timnas Indonesia mengancam lolos ke semifinal dengan enam poin. Media Vietnam, khususnya Dan Tri, menyalahkan aturan penentuan peringkat turnamen yang dinilai merugikan mereka, terutama dalam skenario di mana Vietnam bermain imbang atau kalah dari Indonesia pada laga penentuan pada 3 Agustus mendatang. Kini, Golden Star Warriors hanya mengoleksi empat poin dari dua laga, tertinggal dari Singapura (7 poin) dan Indonesia (6 poin).
Kekhawatiran terbesar muncul dari aturan head-to-head yang menjadi penentu utama peringkat jika tim-tim berada dalam klasemen sama. Jika Vietnam bermain imbang 0-0 melawan Indonesia, lalu Singapura dan Indonesia bermain imbang 1-1 atau dengan skor lebih tinggi pada laga terakhir, Vietnam bisa tersingkir meski menang atas Kamboja. Skenario lebih buruk terjadi jika Vietnam kalah dari Indonesia—karena itu akan membuat Garuda mengumpulkan sembilan poin dan memastikan posisi teratas di Grup A. Vietnam juga tidak lagi memiliki keunggulan dalam perhitungan klasemen mini antar tim yang sama poin, sehingga kemenangan di laga terakhir pun tidak menjamin kelolosan.
Media Vietnam menyoroti bahwa kemenangan 7-0 atas Timor Leste sebelumnya tidak lagi menjadi jaminan, karena selisih gol tidak lagi menjadi penentu utama jika head-to-head gagal menjadi solusi. Pelatih Kim Sang Sik dan skuadnya kini harus menghadapi tekanan luar biasa menjelang laga krusial di Jakarta, di mana hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan peluang mereka. Sementara itu, Timnas Indonesia semakin dekat ke semifinal, terutama jika mampu memanfaatkan peluang ini untuk meraih tiga poin penuh.















