Sumbawanews.com,- AFC menegaskan dukungannya terhadap UEFA dan CONCACAF dalam menolak proposal FIFA untuk menjual pengelolaan Piala Dunia kepada investor swasta. Keputusan ini diambil setelah UEFA dan CONCACAF menggelar pertemuan darurat pada 30 Juli 2026, di mana keduanya mengancam akan memboikot ajang sepak bola terbesar dunia jika rencana tersebut tetap dipertahankan. Meski belum mengadakan pertemuan resmi dengan anggotanya, AFC secara terbuka menyatakan solidaritasnya terhadap sikap kedua konfederasi tersebut. Dalam pernyataan resminya pada 31 Juli 2026, AFC menyebut proposal tersebut sebagai ancaman serius terhadap integritas kompetisi unggulan FIFA dan menilai bahwa proses konsultasi serta tata kelola organisasi sepak bola dunia itu masih jauh dari transparan. AFC mendesak FIFA untuk segera meninjau ulang kerangka pengambilan keputusan dan memastikan konsultasi yang bermakna dengan semua anggota konfederasi sebelum melangkah lebih jauh.















