Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia meraih kemenangan terbesar dalam sejarah Piala AFF pada 2002, saat menghancurkan Filipina dengan skor telak 13-1 di era Tiger Cup. Kemenangan spektakuler itu menjadi puncak dominasi Garuda di ajang sepak bola Asia Tenggara, sekaligus memperpanjang daftar hasil-hasil mengagumkan lainnya melawan tim-tim lemah di kawasan. Pada laga terbaru, Indonesia kembali mencatatkan kemenangan besar dengan skor 5-1 atas Kamboja pada 27 Juli 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, dalam pembukaan Piala AFF 2026.
Kemenangan 13-1 atas Filipina tetap menjadi rekor tertinggi Indonesia di ajang ini, diikuti oleh kemenangan 8-0 atas Kamboja pada 2004, dan 7-0 atas Brunei Darussalam pada 2022. Timnas juga kerap menjadi juru kunci bagi Laos dan Myanmar, dengan catatan kemenangan 6-0 dan 6-1 masing-masing di berbagai edisi. Kamboja menjadi tim yang paling sering menjadi korban pesta gol Indonesia, dengan dua kekalahan besar berturut-turut: 8-0 pada 2004 dan 5-1 pada 2026.
Selain itu, Indonesia pernah menang 6-0 atas Laos pada 2010 dan 2004, serta meraih kemenangan 5-1 atas Malaysia pada 2010 dan Laos pada 1996. Myanmar juga menjadi lawan yang kerap jadi sasaran serangan garang Garuda, dengan skor 6-1 pada 1996, 6-2 pada 1998, dan 5-0 pada 2000.
Dengan kemenangan 5-1 atas Kamboja di laga pembuka Piala AFF 2026, Timnas Indonesia kembali menegaskan dominasinya di kancah sepak bola regional. Skuad yang dibina John Herdman kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya dari Timor Leste, Vietnam, dan Singapura, sambil mempertahankan tradisi kemenangan telak yang telah menjadi ciri khas sejarah mereka di ajang ini.















