Sumbawanews.com,- Pada 23 September hingga 3 Oktober 2026, turnamen baru bernama FIFA ASEAN Cup akan digelar di Jakarta, dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai salah satu venue utama. Turnamen yang digagas FIFA dan diresmikan setelah kesepakatan antara FIFA dan ASEAN pada KTT ke-47 di Kuala Lumpur, Oktober 2025, akan diikuti 14 tim dari kawasan Asia Tenggara. Kehadiran kompetisi ini menjadi terobosan penting karena berlangsung dalam jadwal pertandingan internasional FIFA, memungkinkan Timnas Indonesia menurunkan pemain terbaik tanpa hambatan dari klub.
Berbeda dengan Piala AFF yang tidak tercantum dalam kalender FIFA, FIFA ASEAN Cup memberikan jaminan bahwa klub wajib melepas pemainnya ke tim nasional. Hal ini menjadikan turnamen sebagai momentum strategis bagi Garuda untuk menyusun skuad paling kuat sepanjang tahun. Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia juga telah mengumumkan rencana ini melalui akun Instagram resminya, menegaskan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah berbagai event kelas dunia sepanjang 2026 hingga awal 2027.
FIFA secara resmi menyatakan bahwa turnamen ini dirancang untuk memperkuat perkembangan sepak bola di Asia Tenggara, dengan pola mirip FIFA Arab Cup. Meski China dikabarkan mundur dari keikutsertaan, FIFA langsung mencari pengganti, menunjukkan komitmen kuat terhadap kelangsungan kompetisi. Dengan Jakarta sebagai pusat utama, masyarakat Indonesia berpeluang menyaksikan laga-laga bergengsi yang menampilkan bintang-bintang lokal dan regional dalam satu panggung sepak bola bertaraf internasional.















