Sumbawanews.com,- Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam menjadi saksi kebangkitan Mitchell Baker. Penyerang naturalisasi asal Amerika Serikat itu mencetak hattrick dalam kemenangan telak Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja di laga Piala AFF 2026, sekaligus mewujudkan impian terbesarnya: bermain di depan puluhan ribu suporter Indonesia. Gol-golnya datang di menit ke-6, 15, dan 56, memicu euforia di tribun yang penuh sesak. Sandy Walsh dan Jens Raven menambahkan dua gol lainnya, sementara satu-satunya gol Kamboja berasal dari bunuh diri kiper Nadeo Argawinata.
Baker, yang baru saja resmi menjadi WNI beberapa pekan sebelumnya, menjadikan laga ini sebagai debutnya bersama Garuda. Usai pertandingan, ia tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung perjalanannya, mulai dari tim medis, pelatih, hingga suporter yang tak pernah berhenti meneriakkan namanya. “Saya ingin menegaskan kembali apa yang selalu disampaikan pelatih: ada banyak orang di balik layar yang membuat saya bisa berada di sini. Saya tidak akan sampai ke titik ini tanpa mereka,” ujar Baker, seperti dikutip pada Selasa (28/7/2026).
Performa gemilangnya langsung menjadi sorotan utama, tak hanya dari fans di stadion, tetapi juga dari jajaran manajemen dan pelatih tim. Erick Thohir pun memberikan pujian setinggi langit, sementara pelatih John Herdman memantau laga dari tribun, mengamati setiap gerak-gerik sang penyerang. Baker juga resmi menyabet gelar Pemain Terbaik laga setelah menjadi satu-satunya pemain yang mencetak tiga gol dalam debutnya.
Meski tim gagal menjaga clean sheet, keberhasilan Baker membawa dampak besar bagi masa depan timnas. Ia bukan sekadar pencetak gol—ia adalah simbol harapan baru, bukti bahwa mimpi bisa menjadi nyata, bahkan di tanah yang bukan lahirnya.















