Home Berita Olah Raga Makna Iman Santa Rosa di Jersey Tandang Fortuna Sittard

Makna Iman Santa Rosa di Jersey Tandang Fortuna Sittard

Sumbawanews.com,- Fortuna Sittard merilis jersey tandang musim 2026/2027 pada Minggu, 27 Juli 2026, dengan desain yang menghormati Santa Rosa dari Lima—santo pelindung kota Sittard sejak abad ke-17. Jersey berwarna merah marun ini diperkenalkan oleh pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner dan Ole Romeny, yang menjadi model perilisan. Di bagian leher belakang, tersemat gambar perempuan berpakaian biarawati dengan halo cahaya, merepresentasikan Santa Rosa dari Lima, tokoh Katolik asal Peru yang dibeatifikasi pada 1668 dan dikanonisasi pada 1671.

Desain jersey ini bukan sekadar estetika, tapi pernyataan identitas sejarah. Pola mawar halus yang menyelimuti seragam merujuk pada simbol kekudusan Santa Rosa, sementara font nama dan nomor pemain terinspirasi oleh arsitektur Sint Rosakapel, kapel yang dibangun pada 1675 sebagai bentuk syukur warga Sittard atas berakhirnya wabah pes dan disentri yang diyakini sebagai mukjizat melalui doa perantaraan sang santa. Duri-duri yang mengelilingi nomor punggung menambah kesan kekuatan dan keteguhan iman, sejalan dengan perjalanan hidup Rosa yang memilih kesucian, doa, dan pelayanan kepada yang miskin.

Klub yang kerap disebut _Fortunezen_ ini sengaja memilih tema religius di tengah tren sekularisme di Eropa, menunjukkan bahwa identitas lokal dan spiritualitas bisa menjadi bagian integral dari budaya sepakbola. Festival tahunan Santa Rosa yang masih digelar hingga kini di Sint Rosakapel menjadi bukti bahwa ikatan antara kota, gereja, dan klub tak pernah putus—bahkan di lapangan hijau, iman tetap menjadi bagian dari kebanggaan.

Fortuna Sittard menegaskan: “Seragam ini mencerminkan kekayaan sejarah Santa Rosa dan ikatan khusus antara sang pelindung dan Kota Sittard.”

Previous articlePantai D-Day dan Gunung Olympus Resmi Jadi Warisan Dunia UNESCO
Next articleReal Madrid Siap Rekrut Yan Diomande, Rekor Transfer Baru Menanti