Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia siap bertarung merebut gelar pertama di Piala AFF 2026, dengan skuad yang jauh lebih berpengalaman dibanding edisi sebelumnya. Pelatih John Herdman memanggil 26 pemain, sebagian besar sudah memiliki jam terbang tinggi di level klub dan sejumlah nama kunci yang pernah membela timnas sejak kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga pembuka tim Garuda akan digelar pada 27 Juli 2026 melawan Kamboja di fase grup, diikuti lawan-lawan berat seperti Vietnam, Singapura, dan Timor Leste.
Sejak Piala AFF dimulai pada 1996, Indonesia enam kali menjadi runner-up—terbanyak di antara seluruh peserta—namun belum pernah meraih gelar juara. Kegagalan di edisi 2024, ketika tim hanya menang sekali dari empat laga dan dihentikan di fase grup, menjadi pelajaran berharga. Kini, hanya lima dari 26 pemain yang belum pernah membela timnas senior, dan sebagian besar di antaranya sudah menjadi tulang punggung di klub masing-masing, seperti Rizky Eka Pratama di PSM, Brian Fatari di Dewa United, dan Tim Geypens yang pernah tampil 26 kali di Liga Belanda sebelum bergabung dengan Bali United.
Optimisme pun menguat di dalam maupun luar lapangan. Ketua BTN PSSI Sumardji menyatakan bahwa turnamen ini adalah momentum untuk mengukir sejarah. Kiper Nadeo Argawinata secara terbuka menyampaikan target juara, mengingat Indonesia belum menang dalam 30 tahun terakhir. Eks striker legendaris Bambang Pamungkas juga mendukung penuh, menilai komposisi tim saat ini sebagai yang terbaik sejak lama, dengan kombinasi pemain muda berpotensi dan pengalaman yang cukup.
Dengan kekuatan naturalisasi yang kini lebih terintegrasi dan kepercayaan diri yang meningkat, Indonesia tidak lagi hanya menjadi kandidat “nyaris juara”. Kali ini, harapan untuk membawa pulang trofi bukan lagi sekadar mimpi, tapi tujuan yang dikejar dengan keseriusan baru.















