Sumbawanews.com,- Kepolisian memastikan tidak ada rumah ibadah yang rusak selama bentrokan antarwarga di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu, 26 Juli 2026. Pernyataan ini disampaikan untuk merespons informasi liar yang beredar di media sosial, setelah petugas melakukan pengecekan langsung dan berkoordinasi dengan pengurus tempat ibadah setempat.
Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menjelaskan, pihaknya telah mengonfirmasi langsung dengan para tokoh agama dan memastikan tidak ada perusakan terhadap masjid, gereja, atau tempat ibadah lainnya. “Tidak ada kejadian bahwa salah satu pihak merusak rumah ibadah. Kami sudah bersama Bapak Ustadz mengonfirmasi dan mengklarifikasi bahwa tidak ada perusakan agar warga tidak terprovokasi dengan isu-isu liar,” ujarnya.
Bentrokan berawal dari perselisihan saat sekelompok orang ingin membeli sarapan dari gerobak penjual nasi uduk, tetapi tidak dilayani dengan baik. Kelompok tersebut kemudian menggeber kendaraannya dan pergi, namun kembali lagi dengan sejumlah teman untuk merusak gerobak. Aksi ini memicu balasan dari warga sekitar, sehingga terjadi keributan berantai yang berujung pada kekerasan fisik.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan puing bangunan yang terbakar, kendaraan hangus, jejak darah, serta batu berlumuran darah. Insiden ini menewaskan satu orang dan membuat satu lainnya kritis. Dua korban langsung dievakuasi ke RSCM, sementara delapan orang lainnya diamankan untuk dimintai keterangan di Polsek Menteng.
Polisi menegaskan bahwa upaya penanganan terus dilakukan, dan mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum diverifikasi. Proses hukum terhadap pelaku akan berjalan sesuai prosedur, tanpa terpengaruh isu yang tidak berdasar.















