Sumbawanews.com,- Robert Lewandowski menyatakan bahwa Lamine Yamal tidak menunjukkan performa terbaiknya selama Piala Dunia 2026, meski sang pemain membantu Spanyol meraih gelar juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 di final. Pemain berusia 19 tahun itu menjadi starter di sisi kanan serangan La Furia Roja, mencatatkan satu gol dan satu assist, serta 35 dribel sukses sepanjang turnamen. Lewandowski, yang pernah bermain bersama Yamal di Barcelona, menilai puncak performa Yamal justru terlihat di Piala Eropa 2024. “Jujur, tidak, kita tidak melihat versi terbaik dia. Bagi saya, Lamine terbaik adalah dua musim lalu. Dia datang ke Piala Dunia setelah cedera dan tanpa ritme, sulit untuk tampil seperti itu,” ujar Lewandowski dikutip dari beIN Sports. Meski demikian, ia mengakui kontribusi Yamal tetap signifikan, terutama dalam menciptakan ruang bagi rekan-rekannya dan menjalin kerja sama yang sempurna dengan tim. Dengan gelar ini, Yamal menjadi remaja pertama dalam sejarah yang mengoleksi trofi Piala Eropa dan Piala Dunia.















