Sumbawanews.com,- Pemerintah DKI Jakarta akan memprioritaskan renovasi 11 sekolah rusak pada tahun ini, dengan total anggaran mencapai Rp238,1 miliar. Keputusan ini diambil setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan menerima laporan tambahan dari Dinas Pendidikan tentang empat sekolah lain yang kondisinya mendesak. Sebelumnya, hanya tujuh sekolah yang teridentifikasi butuh perbaikan, namun penilaian ulang memperluas daftar prioritas.
Keempat sekolah tambahan yang masuk daftar darurat adalah SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dengan anggaran Rp48,1 miliar, SMAN 102 Jakarta senilai Rp67,5 miliar, SDN Cempaka Putih Barat 03 sebesar Rp48,4 miliar, serta SDN Papango 01 dan TKN Papango 01 yang memerlukan dana Rp74,1 miliar. Renovasi keseluruhan terhambat oleh pemotongan dana bagi hasil dari pemerintah pusat, yang awalnya mengalokasikan anggaran untuk 22 sekolah pada 2026. Sementara itu, 11 sekolah lain yang belum terjamah akan ditangani pada 2027.















