Sumbawanews.com,- Piala AFF 2026 segera bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus, menyusul tradisi dua tahunan yang telah berjalan sejak 1996. Dari 15 edisi yang telah berlalu, Thailand menjadi negara paling dominan dengan tujuh gelar juara—terbanyak dalam sejarah turnamen ini. Gelar tersebut diraih pada 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020, dan 2022, dengan empat di antaranya didapat setelah mengalahkan Indonesia di final. Meski menjadi salah satu tim paling populer di kawasan, Timnas Indonesia belum pernah menyentuh puncak kejuaraan, meski kerap menjadi finalis.
Di urutan kedua, Vietnam dan Malaysia masing-masing mengoleksi dua gelar, sementara Singapura menyimpan satu trofi sejak kemenangan pertamanya pada 2004. Turnamen yang diikuti sepuluh tim sejak edisi 2018 ini tetap menjadi ajang paling bergengsi di Asia Tenggara, dengan setiap tim mendapat jatah dua laga kandang dan tandang di fase grup. Sebagai tuan rumah pada edisi mendatang, Thailand kembali menjadi favorit kuat, mengingat rekam jejaknya yang tak terbantahkan.
Pertandingan pembuka Piala AFF 2026 akan mempertemukan sejumlah rival klasik, termasuk laga antara Timnas Vietnam dan Timor Leste, sementara Indonesia bersiap menghadapi tantangan berat dari lawan-lawan kuat di grup. Dengan semangat baru dan strategi yang disiapkan, tim-tim peserta berlaga bukan hanya untuk gelar, tapi juga untuk harga diri di kancah sepak bola regional.















