Sumbawanews.com,- Bek legendaris Argentina, Nicolas Otamendi, secara resmi mengakhiri karier internasionalnya setelah laga final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada 20 Juli 2026 di New Jersey Stadium. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Spanyol, Otamendi yang berusia 38 tahun 157 hari tampil sebagai wakil kapten, menjadi pemain tertua kedua di skuad Albiceleste setelah Lionel Messi. Pengumuman pensiunnya disampaikan pada 23 Juli 2026, menutup 17 tahun pengabdiannya yang mencatatkan 139 caps dan empat gelar besar.
Selama karier bersama tim nasional, Otamendi menjadi tulang punggung pertahanan Argentina di empat edisi Piala Dunia—2010, 2018, 2022, dan 2026. Ia turut menyumbang trofi Piala Dunia 2022, dua gelar Copa América (2021 dan 2024), serta Finalissima 2022. Meski gagal meraih juara di final 2026, ia meninggalkan jejak sebagai sosok yang tak kenal kompromi di atas lapangan. Dalam pesan perpisahan melalui akun Instagram pribadinya, Otamendi menyebut mengenakan seragam Argentina sebagai kehormatan tertinggi dalam hidupnya. “Saya pergi dengan kepala tegak, karena tahu tim ini telah memberikan segalanya hingga detik terakhir,” tulisnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jutaan suporter yang selalu menjadi suara ke-12 di setiap pertandingan. “Kalian membuat kami merasa bukan hanya sebelas pemain, tapi jutaan orang yang membela mimpi yang sama.” Otamendi menutup pesannya dengan pesan inspiratif bagi generasi muda: “Jangan pernah berhenti percaya. Seragam ini selalu menghargai mereka yang mempertahankannya dengan kerendahan hati, pengorbanan, dan cinta.”
Setelah pensiun dari timnas, Otamendi kembali ke tanah air dengan bergabung bersama River Plate, mengakhiri 16 tahun karier di Eropa. Kini, ia menjadi salah satu dari sedikit legenda yang menutup karier internasionalnya di final Piala Dunia, dan Lionel Messi menjadi satu-satunya pemain dari skuad Piala Dunia 2014 yang masih aktif membela Argentina.















