Sumbawanews.com,- Dua pemain Timnas Inggris U-16 terlibat perkelahian di dalam kamar hotel selama turnamen di Turki pada Oktober 2025, sementara rekan-rekan mereka justru merekam kejadian itu dengan ponsel dan ada yang tertawa serta meneriaki salah satu pihak. Video berdurasi hampir satu menit itu kemudian viral di media sosial, memicu kemarahan warganet yang menilai insiden itu sebagai bentuk perundungan. Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) mengakui telah mengetahui insiden internal tersebut dan menyatakan masalah sudah ditangani saat itu.
Kejadian terjadi saat tim asuhan Barry Lewtas sedang menjalani tur persahabatan melawan Wales, Turki, dan Portugal. Dalam rekaman yang beredar, dua pemain berseragam latihan saling mendorong, memukul, dan mencoba mencekik, sementara sejumlah rekan di sekitarnya tidak berusaha melerai. Sebaliknya, beberapa di antaranya terdengar berseru, “Hajar dia!” dan tertawa, seolah menyaksikan pertarungan itu sebagai hiburan. Tidak ada informasi resmi mengenai penyebab konflik antara kedua pemain tersebut.
FA menanggapi dengan menegaskan bahwa insiden itu sudah ditangani secara internal pada saat kejadian, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang sanksi atau tindakan disipliner yang diambil. Namun, kejadian ini kembali menjadi sorotan publik setelah video tersebut tersebar luas, mempertanyakan budaya tim dan tanggung jawab pelatih dalam membina karakter pemain muda.
Meski tidak ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak klub atau asosiasi, insiden ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya pendidikan karakter di level akademi sepakbola, di mana perilaku di luar lapangan bisa sama menentukan masa depan seorang pemain daripada bakat teknisnya.















