Sumbawanews.com,- Andoni Iraola resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Liverpool pada 2026, menggantikan Arne Slot. Di tengah perayaan kedatangannya, ia membuka kisah masa lalu yang hampir mengubah jalannya karier: pada Januari 2013, ia nyaris bergabung dengan klub tersebut sebagai pemain, saat kontraknya dengan Athletic Club tinggal enam bulan lagi. Liverpool yang saat itu dilatih Brendan Rodgers tertarik merekrutnya, terkesan dengan konsistensi dan kepemimpinannya di lapangan. Namun, Iraola memilih untuk memperpanjang kontraknya di Athletic Club, alih-alih pindah ke Anfield, karena ia menganggap klub itu sebagai rumah terbaiknya.
Iraola mengaku sengaja tidak membahas kisah itu sejak awal menjabat sebagai pelatih Liverpool. “Saya tidak mau menggunakan itu di awal. Tolong ingatkan saya beberapa bulan lagi, Anda bisa tanya itu. Tapi saya tidak suka ditanya itu sejak awal, karena seperti menjual diri sendiri,” ujarnya dalam wawancara dengan *The Athletic*. Ia menekankan bahwa prioritasnya kini adalah membuktikan diri lewat hasil, bukan nostalgia masa lalu.
Meski pernah hampir menjadi pemain Liverpool, Iraola kini duduk di bangku pelatih dengan misi yang lebih besar: membangun kembali identitas tim yang menghibur dan penuh semangat. Baginya, ini bukan sekadar balas dendam atau penutup cerita yang tertunda—tapi momen penuh makna di mana cinta yang dulu bertepuk sebelah tangan, kini berbalik menjadi kesempatan untuk memimpin.















