Sumbawanews.com,- Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) menjatuhkan sanksi penangguhan kualifikasi hingga 10 tahun terhadap Shin Tae-yong, mantan pelatih Ulsan HD, terkait sejumlah pelanggaran disiplin yang terjadi selama masa jabatannya yang singkat. Hukuman itu diumumkan saat Shin Tae-yong sudah resmi menjabat sebagai pelatih Persija Jakarta dan sedang mempersiapkan tim untuk musim kompetisi 2026/2027. Sanksi mencakup larangan mengikuti semua kompetisi sepak bola di Korea Selatan serta pengusiran permanen dari lingkungan sepak bola negara itu, berdasarkan hasil investigasi Pusat Etika Olahraga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan. Pelanggaran yang menjadi dasar hukuman meliputi dugaan insiden penyerangan terhadap pemain, konflik berkelanjutan dengan tim, serta aktivitas golf yang dianggap tidak sesuai selama masa pertandingan tandang. Meski sanksi berlaku secara eksklusif di yurisdiksi Korea Selatan, Asosiasi Sepak Bola Indonesia telah menerima pemberitahuan resmi terkait keputusan tersebut, namun tidak ada indikasi bahwa hal ini akan menghentikan kiprah Shin Tae-yong di Persija Jakarta.















