Sumbawanews.com,- Sheila Ebana, ibu kandung bintang sepak bola Spanyol Lamine Yamal, membesarkan putranya dalam keterbatasan ekonomi di Granollers, Spanyol, hingga akhirnya menyaksikan putranya menjadi juara dunia bersama Timnas Spanyol usai menaklukkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia 2026. Berasal dari Guinea Khatulistiwa, Sheila menopang keluarga dengan bekerja di restoran cepat saji setelah berpisah dari sang suami saat Lamine berusia tiga tahun. Dengan tekad tak tergoyahkan, ia memastikan putranya tetap mengejar mimpi sepak bola meski hidup serba kekurangan.
Lamine Yamal, yang lahir pada 13 Juli 2007 di dekat Barcelona, tumbuh dalam lingkungan sederhana yang dipenuhi keteguhan ibunya. Ayahnya, Mounir Nasraoui, berasal dari Maroko, dan keduanya datang ke Spanyol dalam kondisi pas-pasan. Kakek dari pihak ayah bahkan bekerja tiga shift sehari demi mengumpulkan biaya membawa anaknya ke Spanyol saat masih bayi. Cerita ini menjadi fondasi kuat yang membentuk karakter Lamine — seorang pemain muda yang tak pernah lupa dari mana ia berasal.
Kisah Sheila kini menjadi simbol perjuangan ibu-ibu migran yang mengorbankan segalanya demi masa depan anaknya. Ia juga dikenal sebagai sosok di balik foto ikonik Lionel Messi yang menggendong dan memandikan Lamine saat masih bayi — sebuah momen yang kini dianggap sebagai simbol estafet kejayaan sepak bola dunia. Meski tak pernah mengejar ketenaran, Sheila tetap menjadi sosok tenang yang menjadi sandaran emosional Lamine di setiap langkah karier besar sang putra.
Dengan kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026, Sheila Ebana bukan hanya menjadi ibu dari seorang juara, tapi juga menjadi inspirasi bagi jutaan keluarga di seluruh dunia yang percaya bahwa keteguhan hati bisa mengubah takdir.















