Sumbawanews.com,- Argentina resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Spanyol 0-1 dalam final di Stadion MetLife, Senin (20/7) dinihari WIB. Gelandang timnas Argentina, Rodrigo De Paul, merespons kekalahan itu dengan pernyataan tajam di media sosial, menuding banyak pihak justru berharap timnya kalah sepanjang turnamen. De Paul, yang bermain selama 70 menit di laga penentu, menyebut teori konspirasi dan kritik berulang terhadap Argentina sebagai upaya meredakan kekecewaan mereka atas keberhasilan Albiceleste meraih simpati dunia. Ia menegaskan bahwa meski kekalahan ini menyakitkan, kebanggaan sebagai seorang Argentina justru semakin membara.
Kekalahan ini mengakhiri rekor sempurna Argentina sejak fase grup, sekaligus menggagalkan upaya mereka meraih gelar Piala Dunia keempat. Gol tunggal Ferran Torres di menit ke-106, setelah Enzo Fernández mendapat kartu merah, menjadi penentu kemenangan Spanyol atas tim juara bertahan. De Paul menyoroti bagaimana sikap dan kebahagiaan para pemain Argentina selama turnamen dianggap mengganggu oleh sebagian pihak, padahal itu justru buah dari kerja keras dan cinta terhadap jersey tim.
“Hari ini, aku melihat betapa banyak orang yang mengharapkan kekalahan ini, menyebarkan teori-teori konspirasi yang tidak berdasar selama Piala Dunia untuk meredakan rasa sakit mereka karena tidak dapat mengalami apa yang semua orang-orang Argentina alami, karena senyuman kita mengganggu mereka, karena tingkah laku kita mengganggu mereka,” tulis De Paul dalam unggahan media sosialnya. “Namun, hal itu hanya menegaskan kembali gairah dan rasa cinta kami untuk membela jersey kita bisa mengatasi apapun… Ini akan terasa sakit untuk waktu yang lama, tapi hari ini lebih dari sebelumnya, aku bangga menjadi seorang Argentina.”















