Sumbawanews.com,- Marc Cucurella memenuhi nazar dengan berencana menato wajah pelatih Luis de la Fuente usai membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Kemenangan 1-0 atas Argentina di final yang berlangsung di Stadion New York/New Jersey, East Rutherford, pada 20 Juli 2026 menjadi momen bersejarah bagi tim Matador, sekaligus momen penuh janji pribadi bagi bek bernomor punggung 24 itu. Cucurella mengaku belum menentukan lokasi pasti tato tersebut, tetapi menegaskan akan menempatkannya di bagian tubuh yang terlihat sebagai bentuk penghormatan atas keberhasilan tim di bawah asuhan De la Fuente.
Dalam wawancara pasca-pertandingan, Cucurella mengakui bahwa rencana itu muncul sebagai janji pribadi saat tim menghadapi tantangan berat di turnamen. “Saya belum memutuskan di mana. Saya perlu memikirkannya, tapi pasti di tempat yang terlihat,” ujarnya, menanggapi tekanan publik yang menanti kepastian lokasi tato. Ia pun terbuka menerima saran dari fans, mengatakan, “Saya harap orang-orang memberi saya ide. Waktunya akan tiba.”
Pelatih Luis de la Fuente merespons rencana itu dengan tawa dan kebanggaan. Saat ditanya apakah ia akan membalas dengan tato serupa, ia menjawab, “Saya sudah terlalu tua untuk menato. Tidak, tidak lagi.” Namun, ia menegaskan kekagumannya terhadap keseriusan para pemain dalam menepati janji. “Ini membuat saya tertawa, tapi saya bangga. Yang terpenting, jika sudah berkata, harus dipertahankan.”
Kemenangan Spanyol dipastikan lewat gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu, setelah gelandang Argentina Enzo Fernández menerima kartu merah kedua pada masa tambahan babak pertama. Dengan kemenangan ini, Spanyol menjadi juara Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah, sekaligus menjadi tim pertama yang menerima cincin emas khusus dari FIFA sebagai simbol kejuaraan.















