Sumbawanews.com,- Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina yang dijadwalkan berlangsung di New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026, terancam terganggu oleh kabut asap akibat kebakaran hutan di Ontario, Kanada. Asap yang menyebar ke wilayah timur laut Amerika Serikat memicu peringatan kualitas udara dari otoritas setempat, termasuk di New York dan New Jersey, yang mengkhawatirkan kesehatan penonton dan pemain.
Meski kondisi udara memburuk, FIFA menyatakan tidak berniat memindahkan lokasi pertandingan. Menurut laporan dari Give Me Sport dan ESPN, organisasi sepak bola dunia itu mempertimbangkan prakiraan cuaca yang menunjukkan penurunan intensitas asap menjelang malam pertandingan. Sebelumnya, pertandingan Major League Soccer di Chicago sempat ditunda karena alasan serupa, namun skenario itu diyakini tidak akan terulang di ajang puncak dunia.
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, menjaga hidrasi, dan mencari tempat ber-AC akibat suhu panas yang ekstrem dan polusi udara dari asap kebakaran hutan. National Weather Service memperkirakan asap masih akan bertahan, terutama di wilayah selatan, namun intensitasnya diperkirakan berkurang pada malam hari menjelang laga puncak.
Pertandingan final ini menjadi momen bersejarah bagi Lionel Messi yang berpeluang meraih gelar kedua berturut-turut, sekaligus menjadi kesempatan Spanyol mengakhiri puasa juara sejak 2010. Sementara itu, perebutan tempat ketiga antara Prancis dan Inggris juga tetap berjalan sesuai jadwal.















