Home Berita Olah Raga Tuchel Dinilai Sia-siakan Bakat Emas Inggris, Neville Kritik Keputusan Taktis

Tuchel Dinilai Sia-siakan Bakat Emas Inggris, Neville Kritik Keputusan Taktis

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina di semifinal, dan pelatih Thomas Tuchel mendapat serangan keras dari legenda sepak bola Inggris, Gary Neville. Neville menilai Tuchel gagal memaksimalkan potensi generasi emas pemain muda Inggris dengan membiarkan sejumlah talenta teknis seperti Bukayo Saka, Phil Foden, Cole Palmer, dan Kobbie Mainoo tidak dimainkan sama sekali.

Laga semifinal di Stadion Atlanta berlangsung dramatis. Anthony Gordon membawa Inggris unggul 1-0 pada menit ke-55, tetapi Tuchel memilih strategi bertahan ekstrem, menarik pemain maju dan memasukkan tiga pemain bertahan sebelum mengganti pemain serang. Hasilnya, Argentina menyamakan skor lewat Enzo Fernández, lalu Lautaro Martínez memastikan kemenangan berkat umpan Lionel Messi. Neville menilai keputusan itu mengirim pesan keliru kepada pemain: bertahan bukan menyerang, dan mengabaikan keunggulan teknis yang dimiliki tim.

Dalam wawancara di Stick to Football Podcast, Neville menegaskan bahwa Tuchel telah mengabaikan pemain-pemain yang mampu menguasai bola lebih baik daripada sebagian besar pemain di lapangan. “Dia mencoret apa yang bisa menjadi bakat-bakat generasi emas,” ujar Neville. Ia juga mempertanyakan logika pergantian pemain yang justru memperdalam lini belakang Inggris tanpa memberi solusi keluar dari tekanan.

Inggris masih akan bertanding lagi dalam perebutan tempat ketiga melawan Prancis pada Minggu dini hari, di Stadion Miami. Namun bagi banyak pengamat, pertandingan itu kini bukan lagi soal gelar, melainkan soal reputasi—dan apakah Tuchel akan menyesali keputusan yang membuat generasi emas Inggris terbuang sia-sia.

Previous articleTimnas Indonesia Kehilangan Mauro Zijlstra Jelang Piala AFF 2026
Next articleTimnas Indonesia Kehilangan Yakob Sayuri Jelang Piala AFF 2026