Sumbawanews.com,- Pada 18 Juli 1785, astronom Inggris William Herschel berhasil mengidentifikasi bentuk Galaksi Bima Sakti sebagai struktur spiral. Galaksi yang menjadi rumah Tata Surya ini memiliki diameter sekitar 100.000 tahun cahaya, ketebalan sekitar 1.000 tahun cahaya, dan memuat antara 200 hingga 400 miliar bintang dengan total massa sekitar 10¹² massa Matahari. Matahari berjarak sekitar 27.700 tahun cahaya dari pusat galaksi, tempat para ilmuwan meyakini terdapat lubang hitam supermasif bernama Sagittarius A.
Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah astronomi, karena pertama kalinya struktur besar alam semesta dikenali bukan sebagai awan kabut tak terstruktur, melainkan sebagai sistem bintang berbentuk cakram dengan pusat yang jelas. Identifikasi Herschel membuka jalan bagi pemahaman modern tentang posisi Bumi dalam galaksi dan struktur kosmik yang lebih luas.
Tak hanya itu, 18 Juli juga dicatat sebagai tanggal kelahiran Nelson Mandela, terbitnya buku Mein Kampf karya Adolf Hitler, dan berdirinya Ikatan Pelajar Muhammadiyah.















