Sumbawanews.com,- Google menghadapi meningkatnya konten berbasis kecerdasan buatan yang memicu spam dan disinformasi dengan menggabungkan sistem keamanan canggih, teknologi deteksi penyalahgunaan, serta pelabelan otomatis pada konten AI. Vice President Southeast Asia and South Asia Frontier Google, Sapna Chadha, menyatakan bahwa inovasi dan keamanan tidak dapat dipisahkan dalam pengembangan produk perusahaan, termasuk mesin pencari dan Gemini. Google telah menerapkan kemampuan untuk mengenali aktivitas berbahaya, penyalahgunaan sistem, dan konten yang disalin berulang kali, serta mengintegrasikannya ke dalam platform Gemini. Untuk memperkuat transparansi, Google mengembangkan teknologi SynthID dari DeepMind yang memberi tanda air digital pada gambar dan video hasil AI, memungkinkan sistem lain mengidentifikasi konten buatan mesin secara akurat. Laporan perdana “Gemini Report: Southeast Asia 2026” menunjukkan pengguna aktif Gemini di kawasan itu tumbuh lebih dari dua kali lipat dalam setahun, dengan Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar dalam pemanfaatan asisten AI untuk kebutuhan sehari-hari.
Home Serba Serbi Tekno Google Tangkal Spam dan Disinformasi AI dengan Teknologi Label dan Deteksi Canggih















