Sumbawanews.com,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Siklon Tropis Bavi, yang bergerak di Laut Filipina Utara sejak 7 Juli 2026, memicu peningkatan potensi hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Siklon yang belum mengancam langsung wilayah Indonesia ini menginduksi terbentuknya low-level jet dan daerah konvergensi di Samudra Pasifik Utara, Laut Filipina Utara Papua Barat, Laut Sulu, serta Laut Halmahera Utara. Kondisi dinamika atmosfer tersebut memperkuat pertumbuhan awan hujan, sehingga berpotensi menimbulkan hujan lebat hingga sangat lebat di Papua Selatan.
Di wilayah barat Indonesia, BMKG memperingatkan potensi hujan sedang di Tanjung Selor, hujan ringan di Medan dan Tanjung Pinang, serta berawan hingga berawan tebal di Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, dan Banjarmasin. Di Padang, diperkirakan terjadi potensi asap atau kabut. Sementara di timur Indonesia, hujan ringan diprediksi terjadi di Sorong, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke, sementara berawan hingga berawan tebal meliputi Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, dan Manokwari.















