Home Berita Olah Raga PSSI Terbuka Sertakan Pemain Abroad untuk Piala AFF 2026

PSSI Terbuka Sertakan Pemain Abroad untuk Piala AFF 2026

Sumbawanews.com,- PSSI membuka kemungkinan memanggil pemain diaspora berkebangsaan Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, meski mengakui tantangan logistik akibat konflik jadwal dengan agenda klub. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, meski skuad utama awalnya direncanakan hanya dari pemain liga domestik, pihaknya kini mempertimbangkan penambahan satu atau dua pemain top dari Eropa atau luar negeri, asalkan klub bersangkutan memberikan izin. Hal ini menyusul kebutuhan akan peningkatan kualitas tim demi mengejar ambisi juara di ajang sepakbola paling bergengsi di Asia Tenggara itu.

Sebelumnya, PSSI membatasi panggilan hanya pada pemain yang bermain di Liga 1, karena Piala AFF tidak termasuk dalam jadwal FIFA Matchday, sehingga klub-klub Eropa umumnya enggan melepas pemain. Namun, dengan proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker yang sudah berjalan, serta adanya sejumlah nama berpotensi seperti Justin Hubner, Mathew Baker, dan Tim Geypens yang saat ini bermain di klub-klub Belanda dan Australia, PSSI mulai mengevaluasi opsi lebih luas. Erick menegaskan, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih kepala John Herdman, yang akan memilih pemain terbaik berdasarkan kebutuhan taktis dan kesiapan fisik.

Timnas Indonesia saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Bali sejak 5 Juli 2026, dengan daftar longlist mencakup 50 nama. Meski Luke Vickery belum masuk dalam daftar tersebut, PSSI tetap membuka ruang bagi pemain diaspora yang bisa bergabung jika mendapat persetujuan resmi dari klub. Kehadiran pemain berlevel internasional diharapkan bisa menambah kedalaman skuad dan meningkatkan daya saing Indonesia di tengah persaingan ketat di kawasan.

PSSI menegaskan, tidak akan memaksakan kehadiran pemain abroad jika tidak memungkinkan secara teknis maupun administratif. Fokus utama tetap pada pemain lokal yang sudah teruji, namun peluang bagi pemain diaspora tetap menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun tim yang lebih kompetitif.

Previous articleMbappe Pecahkan Rekor Gol Knockout Piala Dunia, Guinness World Records Resmi Akui
Next articlePrancis Menang 2-0 atas Maroko, Mbappe Cedera Ringan di Perempat Final Piala Dunia 2026