Home Serba Serbi Tekno Ubur-Ubur Clytia Sembuhkan Luka dalam Menit, Ini Mekanismenya

Ubur-Ubur Clytia Sembuhkan Luka dalam Menit, Ini Mekanismenya

Sumbawanews.com,- Peneliti dari Universitas Chicago, Jocelyn Malamy, mengungkap bahwa ubur-ubur Clytia hemisphaerica mampu menyembuhkan luka dalam hitungan menit—luka kecil tertutup dalam waktu kurang dari sepuluh menit, sementara luka besar sembuh dalam waktu kurang dari satu jam. Hewan transparan ini, yang hidup dalam siklus polip dan medusa, tidak meninggalkan bekas luka sama sekali, proses penyembuhannya mirip dengan regenerasi jaringan pada embrio. Berkat transparansinya, para ilmuwan dapat mengamati secara real-time pergerakan sel epitel yang bekerja menutup luka tanpa peradangan atau gangguan kapiler yang mengaburkan mekanisme dasar penyembuhan.

Malamy menjelaskan bahwa penyembuhan dimulai dengan pembentukan lamellipodia—perpanjangan sel kaya aktin yang bergerak seperti amuba, menjelajahi membran basal di bawah jaringan epitel. Lamellipodia ini merayap menutupi area luka, menarik badan sel untuk meregang dan menutup celah. Saat lamellipodia mencapai ujung luka, struktur kedua—kabel aktomiosin—terbentuk di belakangnya dan berkontraksi, menarik sel-sel lebih dalam bahkan saat membran basal rusak atau terdapat puing. Jika luka terlalu besar sehingga lamellipodia tidak bisa bertemu, seluruh lapisan epitel bergerak serentak, mengangkat dirinya sendiri untuk menutup luka dengan cara yang sama seperti pada luka kecil.

Temuan ini, yang pertama kali dikarakterisasi Malamy pada 2017 dan dipublikasikan ulang dalam jurnal Molecular Biology of the Cell, menunjukkan bahwa mekanisme penyembuhan luka pada Clytia sangat mirip dengan yang terjadi pada mamalia, termasuk manusia. “Ketika Anda melihat sel-sel ini, Anda tidak akan menyangka itu ubur-ubur. Ini bisa saja jaringan epitel manusia,” ujar Malamy. Penelitian selanjutnya akan fokus pada bagaimana membran basal yang rusak diperbaiki—proses yang hingga kini masih menjadi misteri di semua sistem biologis.

Previous articleNorwegia Dilanda Wabah Penyakit Jelang Pertandingan Kritis Lawan Inggris
Next articleIndia Punya 1,4 Miliar Penduduk, Prabowo: Transisi Kekuasaan Damai adalah Contoh Nyata