Home Berita Olah Raga Inggris Waspadai Martin Odegaard, Bukan Haaland, di Perempat Final Piala Dunia 2026

Inggris Waspadai Martin Odegaard, Bukan Haaland, di Perempat Final Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris bersiap menghadapi Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026, dengan legenda Chelsea John Terry memperingatkan bahwa ancaman terbesar bukan Erling Haaland, melainkan Martin Odegaard. Kapten Arsenal itu menjadi otak serangan Norwegia, di mana seluruh permainan tim Skandinavia berpusat pada kreativitas dan pengaturan tempo dari gelandang berusia 27 tahun tersebut. Pertandingan ini akan berlangsung setelah Inggris melaju ke babak delapan besar usai menang dramatis 3-2 atas Meksiko di Stadion Azteca, meski harus bermain dengan sepuluh pemain sejak awal babak kedua.

Terry, yang menyebut kemenangan Inggris atas Meksiko sebagai salah satu penampilan terbaik yang pernah ia saksikan, menekankan bahwa menghentikan Odegaard adalah kunci utama untuk mengunci permainan Norwegia. “Semua hal baik yang mereka lakukan selalu melalui Martin Odegaard. Jika Inggris bisa menghentikan Odegaard dan Erling Haaland, maka peluang kami untuk menang akan sangat besar,” ujarnya. Ia juga memberi catatan khusus kepada lini belakang Inggris tentang cara menghadapi Haaland, yang dinilainya sangat berbahaya saat memanfaatkan bola mati dan umpan silang, meski terlihat menghemat energi sepanjang laga.

Pelatih Thomas Tuchel pun dipuji Terry atas strategi dan persiapan tim yang memungkinkan Inggris bertahan di bawah tekanan dan tetap menyerang dengan efektif. Sementara itu, Norwegia sendiri melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Brasil dalam laga yang mengejutkan, dengan Haaland menjadi sosok kunci di depan. Namun, menurut Terry, keberadaan Odegaard justru menjadi fondasi yang membuat tim asuhan pelatih Norwegia menjadi lebih berbahaya secara keseluruhan.

Pertandingan antara Inggris dan Norwegia dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, dengan seluruh fokus tim asuhan Tuchel kini tertuju pada cara memutus aliran permainan Odegaard sebelum ia mampu mengubah ritme laga.

Previous articleZico Tuduh FIFA Sengaja Selamatkan Messi di Piala Dunia 2026
Next articleMesir Kalah dari Argentina, Hossam Hassan Jawab Tudingan Politis dengan Kemanusiaan