Sumbawanews.com,- Pertandingan 16 besar Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Rabu (8/7) dini hari WIB, berakhir dramatis setelah Swiss mengalahkan Kolombia 4-3 dalam adu penalti setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit. Kedua tim gagal mencetak gol meski saling mengancam dengan sejumlah peluang emas, termasuk tembakan Gustavo Puerta, Dan Ndoye, dan Luis Díaz dari Kolombia, serta upaya Granit Xhaka dan Fabian Rieder dari Swiss yang gagal membuahkan hasil. Setelah babak tambahan berakhir tanpa gol, Swiss sukses mengeksekusi empat penalti berturut-turut—oleh Xhaka, Amdouni, Itten, dan Ruben Vargas—sedangkan Kolombia hanya mampu mencetak tiga gol, dengan Davinson Sanchez yang membentur tiang dan Cucho Hernandez yang ditepis kiper Gregor Kobel. Kemenangan ini mengantarkan Swiss melaju ke perempat final untuk menghadapi juara bertahan Argentina di Kansas City pada Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB.
Dalam susunan pemain, Swiss mengandalkan kekuatan pengganti di menit-menit akhir, dengan Ruben Vargas dan Zeki Amdouni masuk sebagai pengganti di babak tambahan dan berperan krusial dalam adu penalti. Sementara itu, Kolombia memasukkan Juan Fernando Quintero dan Jaminton Campaz di babak kedua untuk memperkuat serangan, namun tak mampu memecah kebuntuan. Kiper Gregor Kobel menjadi pahlawan bagi Swiss dengan dua penyelamatan krusial di babak tambahan, termasuk menahan tendangan jarak jauh Jaminton Campaz yang nyaris membawa Kolombia unggul.
Dengan kemenangan ini, Swiss melanjutkan catatan impresif di grup B sebagai runner-up, sementara Kolombia yang tampil sebagai juara grup K harus pulang lebih awal meski tampil gigih sepanjang laga. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling ketat di putaran 16 besar Piala Dunia 2026, menghadirkan ketegangan tinggi yang mempertahankan tradisi adu penalti sebagai momen paling menentukan dalam sepak bola modern.















