Sumbawanews.com,- Vivo X500 Pro Max dengan nomor model V2610 telah tercatat di database Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian, mengonfirmasi rencana peluncurannya secara global setelah debut di China pada September 2026. Sertifikasi dengan nilai TKDN sebesar 40,33 persen menandai langkah penting menuju distribusi internasional, termasuk pasar Indonesia.
Meski belum mengungkap spesifikasi resmi, informasi yang beredar menyebut perangkat ini akan mengusung layar OLED 2K LTPO 6,85 inci dengan refresh rate 144Hz dan sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar. Smartphone ini diprediksi bertenaga chipset Dimensity 9600, menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 17, dan dibekali baterai berkapasitas 8.000 mAh dengan pengisian cepat kabel maupun nirkabel.
Di sektor kamera, Vivo X500 Pro Max diduga mengandalkan sistem triple kamera belakang: sensor utama 50MP Sony LYT-838 dengan teknologi LOFIC, kamera ultrawide 50MP Sony IMX8-series, dan telefoto periskop 200MP. Kamera depannya diperkirakan beresolusi 50MP. Varian RAM dan penyimpanan belum dikonfirmasi secara resmi.
Peluncuran ini menyusul debut Vivo Y500 di Indonesia yang membawa baterai 8.100 mAh sebagai yang terbesar dalam sejarah merek itu, serta fitur pendingin 3K Vapor Chamber dan sistem pengisian daya Bypass Charging 2.0. Y500 dijual dalam varian 6GB+128GB seharga Rp5.499.000 hingga 8GB+256GB seharga Rp6.999.000.















