Sumbawanews.com,- Pada 3 Agustus 2026, Timnas Indonesia akan menjamu Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, dalam laga krusial fase grup Piala AFF 2026. Keputusan PSSI memilih stadion ini sebagai markas kandang mendapat perhatian serius dari media Vietnam, The Thao247, yang menyebut atmosfer lapangan dan dukungan suporter Indonesia sebagai tantangan besar bagi tim asuhan Kim Sang-sik. Sejak akhir Mei 2026, PSSI telah menetapkan Pakansari sebagai satu-satunya venue untuk dua laga kandang Indonesia di Grup A, termasuk pertandingan melawan Kamboja pada 27 Juli mendatang. Inspeksi oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi, memastikan fasilitas stadion—mulai dari kondisi lapangan, area parkir, hingga ruang pendukung—sudah memenuhi standar internasional. Media Vietnam menilai pertandingan ini bukan sekadar laga penyisihan, tetapi kemungkinan besar akan menentukan siapa yang lolos sebagai juara grup dan melangkah ke semifinal.
Dengan status juara bertahan Piala AFF, Vietnam diharapkan membawa keunggulan teknis, namun The Thao247 mengakui bahwa tekanan psikologis dari ribuan suporter Indonesia yang dikenal fanatik bisa menjadi faktor penentu. PSSI juga telah mempersiapkan skema perpindahan markas ke Stadion Utama Gelora Bung Karno jika tim Garuda lolos ke babak semifinal, menunjukkan komitmen penuh untuk memaksimalkan keuntungan kandang. Dengan segala persiapan matang, Pakansari bukan hanya menjadi simbol kebangkitan sepak bola Indonesia, tetapi juga menjadi benteng psikologis yang diwaspadai lawan.















