Home Berita Nasional Harga Pertamax Turbo dan Solar Nonsubsidi Turun Mulai 1 Juli 2026

Harga Pertamax Turbo dan Solar Nonsubsidi Turun Mulai 1 Juli 2026

Sumbawanews.com,- PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. Penyesuaian ini berlaku untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex di seluruh wilayah Indonesia, sebagai bagian dari implementasi kebijakan harga eceran yang diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Di Jabodetabek, harga Dexlite (CN 51) turun dari Rp23.000 per liter menjadi Rp19.700 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) mengalami penurunan dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter. Untuk produk bensin, Pertamax Turbo (RON 98) turun dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter. Penurunan ini merupakan respons terhadap dinamika harga internasional dan mekanisme formula harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Meski demikian, harga BBM subsides tetap stabil. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter. Produk Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) juga tidak mengalami perubahan, masing-masing tetap pada harga Rp16.250 dan Rp17.000 per liter—karena kenaikan terakhir mereka terjadi pada 10 Juni 2026, yang dipicu oleh gejolak harga minyak global akibat ketegangan antara AS-Israel dan Iran.

Perubahan harga ini tidak berdampak pada distribusi BBM penugasan, yang tetap dijalankan sesuai kebijakan pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan energi bagi masyarakat luas. Pertamina menegaskan, penyesuaian ini bersifat teknis dan berdasarkan mekanisme pasar yang transparan, bukan kebijakan subsidi baru atau perubahan struktur anggaran negara.

Langkah ini diterima pasar sebagai sinyal bahwa pemerintah dan Pertamina terus berupaya menyeimbangkan kebutuhan konsumen, kesehatan keuangan perusahaan, dan stabilitas ekonomi makro di tengah volatilitas harga minyak dunia.

Previous articleKSP Dudung Ziarah ke Makam Calon Manajer Kopdes yang Gugur saat Latihan
Next articlePolda NTB Ungkap 442 Kasus Narkotika Semester I 2026, Amankan 574 Tersangka