Sumbawa Barat, sumbawanews.com – Sejak Kabupaten Sumbawa Barat resmi menjadi daerah otonom, Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa Barat terus menunjukkan perkembangan dalam memperkuat keamanan, ketertiban masyarakat, serta kualitas pelayanan publik. Pergantian Kapolres merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran institusi dan pengembangan karier. Meski demikian, setiap pimpinan senantiasa memberikan kontribusi serta warna kepemimpinan yang berbeda.
Berikut jejak kepemimpinan Kapolres Sumbawa Barat dari masa ke masa:
1. AKBP H. Kemas Ahmad Yamin
Menjabat sebagai salah satu Kapolres pada masa awal berdirinya Polres Sumbawa Barat. Fokus utama kepemimpinannya adalah membangun fondasi organisasi, memperkuat struktur kepolisian, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri di kabupaten yang masih tergolong baru.
2. AKBP I Gusti Made Arka
Melanjutkan penguatan kelembagaan Polres melalui peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta unsur TNI dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
3. AKBP Muhammad Hidayat
Masa kepemimpinannya ditandai dengan penguatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta peningkatan langkah-langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
4. AKBP Djoni Widodo
Memimpin Polres dengan penekanan pada peningkatan profesionalisme personel serta penguatan sinergi bersama unsur Forkopimda dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan daerah.
5. AKBP Teddy Suhendyawan Syarif
Dikenal aktif memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan pembinaan dan kemitraan.
6. AKBP Mustofa, S.I.K., M.M.
Menjadi salah satu Kapolres dengan masa jabatan paling lama, yakni sekitar tahun 2016 hingga 2019. Selama hampir tiga tahun memimpin, ia dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan daerah, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, serta mengawal berbagai agenda pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat. Masa kepemimpinannya tercatat sebagai salah satu yang terpanjang dalam sejarah Polres Sumbawa Barat.
7. AKBP Herman Suriyono, S.I.K.
Melanjutkan berbagai program pembinaan masyarakat serta meningkatkan pelayanan kepolisian yang humanis. Sinergi lintas sektor terus diperkuat selama masa kepemimpinannya.
8. AKBP Heru Muslimin, S.I.K., M.I.P.
Menjabat hingga April 2023 sebelum mendapat promosi menjadi Kapolres Sumbawa. Di bawah kepemimpinannya, Polres Sumbawa Barat terus mengembangkan pelayanan berbasis Presisi dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.
9. AKBP Yasmara Harahap, S.I.K.
Resmi menjabat pada April 2023. Selama memimpin, ia dikenal memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, TNI, dan seluruh unsur Forkopimda. Berbagai program keamanan, pelayanan masyarakat, serta penguatan kepercayaan publik terhadap Polri terus dikedepankan. Pada Maret 2025, ia dipercaya menjabat sebagai Kapolres Lombok Barat.
10. AKBP Zulkarnain, S.I.K.
Dilantik sebagai Kapolres Sumbawa Barat pada Maret 2025 setelah sebelumnya menjabat Kapolres Dompu. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan, memperkuat pelayanan publik, menjaga kondusivitas wilayah, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.
Kapolres dengan Masa Jabatan Terlama
Berdasarkan catatan rotasi jabatan yang tersedia, AKBP Mustofa, S.I.K., M.M. tercatat sebagai salah satu Kapolres Sumbawa Barat dengan masa jabatan paling lama, yakni sekitar tiga tahun. Masa kepemimpinannya dinilai memberikan stabilitas organisasi dan keamanan wilayah, sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat.
Pergantian kepemimpinan di Polres Sumbawa Barat menunjukkan kesinambungan organisasi Polri dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang. Setiap Kapolres memiliki karakter kepemimpinan dan prioritas yang berbeda, namun tetap mengemban tujuan yang sama, yakni mewujudkan keamanan, ketertiban masyarakat, serta pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya.
Catatan penting Redaksi
Masih terdapat kekosongan arsip resmi mengenai beberapa nama Kapolres pada periode awal (sekitar 2004–2008). Daftar di atas merupakan hasil kompilasi dari arsip media, dokumentasi Polres, dan sumber terbuka. Untuk mendapatkan daftar yang benar-benar resmi beserta tanggal serah terima jabatan, diperlukan data dari arsip Polda NTB atau Bagian SDM Polres Sumbawa Barat.















