Sumbawanews.com,- Piala Dunia 2026 menjadi panggung terakhir bagi sejumlah ikon sepak bola dunia yang masih berdiri tegak di tengah gelombang generasi muda. Di usia yang sudah melewati empat dekade, mereka bukan sekadar bertahan—mereka mencatat sejarah.
Cristiano Ronaldo, yang akan berusia 41 tahun 126 hari saat laga pembuka digelar pada 12 Juni 2026, kembali membela Portugal dengan performa memukau. Dua golnya dalam kemenangan atas Uzbekistan tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Portugal di Piala Dunia, tetapi juga menjadikannya satu-satunya pemain yang mencetak gol di semua enam edisi Piala Dunia yang ia ikuti sejak 2006. Bersama Lionel Messi, ia menjadi satu-satunya pemain yang tampil di enam turnamen berbeda—sebuah rekor yang mungkin tak tergoyahkan.
Tak kalah mengesankan, Luka Modric dari Kroasia, yang kini berusia 40 tahun, mencatatkan penampilan ke-21 di Piala Dunia, menjadikannya pemain ketiga terbanyak sepanjang sejarah setelah Ronaldo dan Messi. Dalam laga melawan Panama, ia mencapai milenium ke-200 bersama timnas Kroasia—29 gol dan 31 assist terkumpul dalam dua dekade pengabdian. Akurasi umpannya yang mencapai 88% di turnamen ini membuktikan bahwa kecerdasan dan presisi tak pernah pudar oleh waktu.
Di jantung pertahanan Jerman, Manuel Neuer, 40 tahun, kembali menjadi andalan. Ia menjadi kiper tertua yang pernah tampil untuk Die Mannschaft, memecahkan rekor Lothar Matthaus yang bertahan selama puluhan tahun. Penampilannya melawan Curaçao yang ke-20 di Piala Dunia menjadikannya kiper dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah turnamen, melampaui Hugo Lloris.
Sementara itu, di balik nama yang kurang dikenal, Vozinha dari Tanjung Verde menjadi sorotan tak terduga. Di laga pembuka melawan Spanyol, kiper berusia 40 tahun itu melakukan tujuh penyelamatan brilian, menghentikan serangan gemilang Lamine Yamal dan kawan-kawan hingga skor 0-0. Penampilannya yang luar biasa membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik laga di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, dan langsung menjadi viral di media sosial.
Tak hanya mereka, Edin Džeko dan Guillermo Ochoa juga masuk dalam daftar pemain tertua yang masih berlaga di turnamen ini. Mereka semua bukan sekadar pesepak bola tua—mereka adalah bukti hidup bahwa dedikasi, disiplin, dan cinta pada permainan bisa menaklukkan waktu.
Piala Dunia 2026 bukan hanya tentang gelar. Ini adalah perayaan atas ketahanan jiwa para legenda yang masih berdiri di atas rumput, meski usia telah mengetuk pintu. Dan bagi mereka yang menyaksikan, ini adalah kesempatan terakhir untuk menyaksikan keagungan yang tak akan terulang.















