Sumbawanews.com,- Pada musim panas 2026, Barcelona dikabarkan telah mendekati Harry Kane, striker timnas Inggris dan Bayern Munich, untuk menggantikan Robert Lewandowski yang diprediksi akan hengkang. Namun, respons Kane langsung mengejutkan dunia transfer: ia belum membuka pembicaraan soal masa depannya, karena seluruh perhatiannya tertuju pada Piala Dunia 2026 bersama The Three Lions.
Kane, yang kini berusia 32 tahun, masih terikat kontrak dengan Bayern Munich hingga akhir musim 2026/2027. Meski menjadi salah satu penyerang paling tajam di dunia, ia justru menunjukkan kecenderungan untuk memperpanjang kontrak di Allianz Arena, bukan mencari tantangan baru di LaLiga. Klub asal Spanyol itu memang membutuhkan penyerang murni setelah Lewandowski diperkirakan bergabung dengan Chicago Fire di MLS, sementara Ferran Torres dan Anthony Gordon lebih sering bermain sebagai sayap.
Kane sendiri sedang menikmati puncak performanya di level internasional. Di Piala Dunia 2026, ia telah mencetak tiga gol—dua di laga melawan Kroasia dan satu lagi saat menghadapi Panama—sehingga resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Inggris di putaran final Piala Dunia, menggeser rekor legenda Gary Lineker. Ia akan memimpin Inggris menghadapi Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar.
Secara klub, Kane tetap menjadi mesin gol yang tak terbantahkan. Dalam 147 penampilan bersama Bayern sejak bergabung dari Tottenham pada 2023 dengan nilai transfer sekitar 86 juta poundsterling, ia telah mengemas 146 gol. Ia juga membawa Bayern meraih dua gelar Bundesliga, satu DFB-Pokal, dan satu Piala Super Jerman. Musim lalu, ia mencetak 61 gol dari 51 laga di semua kompetisi, sekaligus menjadi top skor Bundesliga untuk kedua kalinya.
Barcelona memang melihat Kane sebagai solusi ideal untuk mengisi kekosongan di lini depan—tak hanya karena ketajamannya, tetapi juga kepemimpinan dan konsistensinya. Namun, dengan fokus Kane yang sepenuhnya pada turnamen dunia, kemungkinan transfer ini akan tertunda hingga setelah Piala Dunia berakhir. Untuk saat ini, sang kapten Inggris lebih peduli pada mimpi memenangi trofi Piala Dunia, daripada memikirkan masa depan di klub.















