Sumbawanews.com,- Peluang legendaris duel Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026 kini hanya tersisa dalam dua skenario paling dramatis: final di New York atau pertandingan perebutan peringkat ketiga di Miami. Kedua pemain, yang mungkin menjadikan turnamen ini sebagai “The Last Dance” karier internasional mereka, tidak akan saling bertemu sebelum babak semifinal karena berada di bagan yang berbeda.
Awalnya, banyak yang memprediksi pertemuan antara kapten Argentina dan Portugal akan terjadi di babak perempat final, jika kedua tim masing-masing memenangkan grup. Namun, kekalahan Portugal dari Kolombia dalam pertarungan gelar Grup K mengubah peta jalan. Argentina lolos sebagai juara grup, sementara Portugal harus puas sebagai runner-up, memaksa keduanya berada di sisi berlawanan dari bracket.
Dengan demikian, satu-satunya jalan untuk mereka bertemu adalah jika kedua tim berhasil menembus final — sebuah kemungkinan yang memicu antusiasme global. Jika Argentina mengalahkan lawannya di semifinal, dan Portugal melakukannya pula, maka Messi dan Ronaldo akan saling berhadapan di Yankee Stadium pada 19 Juli mendatang.
Alternatif lainnya, jika keduanya kalah di babak semifinal, mereka akan saling bertemu dalam laga perebutan peringkat ketiga di Hard Rock Stadium, Miami, pada hari yang sama. Pertemuan semacam ini, meski bukan untuk gelar, tetap akan menjadi momen bersejarah: dua ikon sepak bola abad ini, yang telah mendefinisikan generasi mereka, berlaga satu sama lain untuk kali terakhir di panggung dunia.
Ronaldo sendiri merespons peluang ini dengan sikap pragmatis. Saat diwawancarai usai laga Portugal melawan Uzbekistan pada 23 Juni lalu, ia mengatakan, “Saya tidak tahu harus jawab apa karena pertanyaan [Ronaldo vs Messi] itu tidak masuk akal, tapi [jika terjadi] itu akan sangat hebat.” Ia menekankan fokusnya hanya pada timnas Portugal, bukan pada narasi personal melawan sang rival.
Sementara itu, Messi, yang sudah memimpin Argentina menembus babak 32 besar, tampak lebih tenang dalam menyikapi spekulasi. Keduanya kini berada di jalur yang berbeda, namun takdir sepak bola sering kali menulis naskah yang tak terduga. Bagi jutaan penggemar di seluruh dunia, keberadaan keduanya di turnamen ini sudah cukup membuat Piala Dunia 2026 terasa istimewa — apakah mereka bertemu atau tidak.















