Home Berita Olah Raga Lawan Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026 Punya Gigi dan Jiwa...

Lawan Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026 Punya Gigi dan Jiwa Pemberani

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris akan menghadapi Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) di babak 32 besar Piala Dunia 2026, sebuah pertandingan yang jauh dari prediksi mudah. Meski The Three Lions diunggulkan sebagai salah satu kandidat juara, lawan mereka bukan tim biasa—RD Kongo baru saja mencatat sejarah sebagai tim pertama dari negara itu yang lolos ke fase gugur Piala Dunia.

Dalam laga penentu Grup K, RD Kongo bangkit dari tertinggal untuk menghancurkan Uzbekistan 3-1, dengan dua gol dari Yoane Wissa dan satu dari Fiston Mayele. Kemenangan itu mengantarkan mereka finis di peringkat tiga grup, sekaligus menjadi salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melaju. Di bawah arahan pelatih Sébastien Desabre, tim asal Afrika Tengah ini tampil disiplin, lincah dalam serangan balik, dan penuh mental juara.

Tak seperti tim-tim lain yang lolos karena kekuatan bintang, RD Kongo menang karena kerja sama tim dan keberanian. Tiga pemain mereka—Yoane Wissa, Aaron Wan-Bissaka, dan Axel Tuanzebe—sudah terbiasa bermain di Premier League, sehingga mereka paham betul gaya permainan Inggris. Ini bukan lagi soal kejutan, tapi soal kesiapan.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, pun diminta waspada. Meski skuadnya dipenuhi pemain bintang seperti Harry Kane dan Jude Bellingham, hasil-hasil mengejutkan di Piala Dunia 2026—dari Iran yang tersingkir karena gol menit 90+6, hingga Portugal yang gagal jadi juara grup—menunjukkan bahwa tidak ada lagi lawan yang bisa dianggap remeh.

“Kami tidak akan larut dalam euforia. Kami tahu ini pertandingan besar, dan kami siap,” ujar Desabre, yang langsung memfokuskan latihan timnya untuk menghadapi Inggris.

Bagi Inggris, kemenangan adalah syarat mutlak. Tapi bagi RD Kongo, sekadar bertahan dan menciptakan kejutan sudah cukup menjadi kebanggaan. Dengan semangat pantang menyerah dan kepercayaan diri yang teruji, tim Afrika ini siap mengubah panggung besar menjadi medan perang yang berbahaya bagi siapa pun yang meremehkannya.

Previous articleIsrael Mulai Uji Coba Penarikan Pasukan dari Libanon Selatan
Next article625 Desa di Bali Meriahkan Bulan Bung Karno 2026