Home Berita Olah Raga Harry Kane Pecahkan Rekor Sejarah Inggris di Piala Dunia

Harry Kane Pecahkan Rekor Sejarah Inggris di Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Panama di MetLife Stadium, New Jersey, Sabtu (28/6/2026). Kemenangan ini mengamankan posisi mereka sebagai juara Grup L dan melangkah ke babak 32 besar tanpa terkalahkan. Dua gol kemenangan dicetak oleh duo andalan: Jude Bellingham pada menit ke-62, diikuti Harry Kane lima menit kemudian.

Gol pertama lahir dari sepak pojok Bukayo Saka yang disambut sundulan tajam Bellingham di tiang dekat. Tiga menit setelah itu, Bellingham kembali menjadi arsitek, mengirim umpan silang akurat ke kotak penalti yang langsung dimanfaatkan Kane dengan sundulan sempurna—bola meluncur ke pojok atas gawang kiper Orlando Mosquera tanpa sempat tersentuh.

Gol itu bukan sekadar penutup kemenangan, tapi sejarah baru. Dengan torehan itu, Harry Kane kini mengumpulkan 11 gol di Piala Dunia, melewati rekor legenda Gary Lineker yang selama 32 tahun menjadi pencetak gol terbanyak Inggris di ajang empat tahunan itu dengan 10 gol. Striker Bayern Munich ini kini memegang tampuk tertinggi dalam daftar top skor sepanjang masa timnas Inggris di turnamen dunia.

Tak hanya itu, gol ke-70 Kane dalam semua kompetisi resmi—baik untuk klub maupun tim nasional—musim ini juga menjadi capaian langka. Hanya Lionel Messi yang lebih unggul dalam hal konsistensi mencetak gol di kancah internasional sejak pergantian abad.

Meski Panama yang sudah pasti tersingkir bermain ketat dan sempat mengancam lewat serangan balik, Inggris tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Penjaga gawang Jordan Pickford harus bekerja keras di babak pertama, menyelamatkan dua peluang berbahaya lawan. Taktik Thomas Tuchel yang lebih memilih kontrol bola daripada serangan terburu-buru akhirnya membuahkan hasil saat kebuntuan pecah di paruh kedua.

Panama sempat menyamakan skor lewat gol José Fajardo di injury time, namun wasit segera menganulirnya karena posisi offside. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, menutup laga dengan dominasi Inggris yang konsisten sejak awal turnamen.

Dengan kemenangan ini, The Three Lions melangkah ke babak gugur sebagai tim terkuat di grupnya, dan nama Harry Kane kian melekat dalam sejarah sepak bola Inggris—bukan hanya sebagai penyerang, tapi sebagai simbol keabadian di panggung tertinggi sepak bola dunia.

Previous articlePersib Bandung Lepas Rezaldi Hehanussa Usai Tiga Setengah Musim
Next articleJalan Sipiongot Terbuka, Puluhan Tahun Keterisolasian Berakhir